Konservasionis
nyengir aja duluuuu….baru mikir

Mahasiswa dan Walhi Desak Periksa Murman

Sudirman: Polda Tak Punya Alasan
BENGKULU – Desakan pemeriksaan tersangka kasus dugaan illegal loging yang juga bupati Seluma, H. Murman Effendi, kembali disuarakan. Mahasiswa, aktifis lingkungan dan pemerhati hukum pidana mendesak pemeriksaan yang tersendat izin presiden tersebut segera digelar.
Apalagi telah turun surat edaran (SE) MA RI No: 09 tahun 2009 tentang petunjuk izin penyidikan terhadap kepala daerah/wakil kepala daerah dan anggota DPRD tentang mekanisme pemeriksaan kepala daerah. Sehingga tidak ada alasan lagi bagi penyidik Polda Bengkulu untuk menunda pemeriksaan Murman Sebagai tersangka.
Direktur eksekutif Walhi Bengkulu Zenzi Suhadi menuding Polda Bengkulu tidak serius dalam melakukan penuntasan kasus tersebut. Proses yang telah berjalan berbulan-bulan, sampai hari ini masih mandek. Kalaupun tidak serius, pihak Polda jangan memberikan janji dan harapan pada masyarakat.
‘’Kalau memang sudah lewat 60 hari surat permohonan izin pemeriksaan tidak mendapat balasan, sama artinya presiden secara tidak langsung sudah memberikan izin. Jadi tidak perlu pengiriman ulang surat,”kata Zenzi.
Kalau proses pemeriksaan yang dilakukan Polda tetap mandek, pihak Walhi siap mendampingi masyarakat sebagai fasilitator. Masyarakat selama ini sudah bersabar terhadap pelaku penghancuran lingkungan alam termasuk hutan. Jangan sampai masyarakat mengungkapkan emosi mereka dengan tindakan yang negative.
‘’Lama-lama emosi masyarakat bisa meledak. Coba kalau masyarakat yang melakukan? Pasti langsung diciduk. Pondok mereka dibakar tanpa ba-bi-bu. Kalau pejabat Negara yang melakukan pasti panjang alasannya,” sindir Zenzi.
Desakan serupa juga datang dari mahasiswa pencinta alam (PA) Unib, Beny Jarod mengatakan, menurutnya mahasiswa pencita alam dan lembaga pemerhati lingkungan sudah lama menunggu tindakan tegas dan riil dari penegak hukum
‘’Jangan sampai muncul respon negative dari kami terhadap penegak hukum. Kami juga dalam hal memberantas illegal logging siap membantu Polda dan pihak terkait,” kata Beny
Kata BJ, panggilan akrabnya, seharusnya mahasiswa PA dan lembaga pemerhati lingkungan bisa menjadi mitra kuat penegak hukum dalam melakukan pemberantasan illegal logging. Juga kasus-kasus terkait lingkungan hidup lainnya. ‘’Itu harapan kami dari dulu. Kamipun selalu siap untuk bermitra dengan pihak terkait,” tantang BJ
Sementara pemerhati hukum pidana sudirman Sitepu, SH, MH mengatakan tidak ada alasan lagi bagi tim penyidik Polda Bengkulu tidak melanjutkan proses hukum dugaan illegal logging yang dilakukan H. Murman effendi.
Menurutnya, dalam SE MA RI tersebut telah jelas tertuang dalam pasal 36 ayat 2 Undang-Undang No 32 Tahun 2004 bahwa dalam hal persetujuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak diberikan oleh presiden dalam waktu paling lambat 60 hari terhitung sejak diterimanya permohonan, proses penyelidikan dan penyidikan dapat dilakukan.
‘’Secara pribadi, dari awal saya sudah menafsirkan Undang-Undang tersebut. Kalau sudah lewat 60 hari, artinya presiden secara diam-diam telah menyetujui Polda Bengkulu melanjutkan proses hukumnya. Ditambah lagi dengan adanya SE MA RI tersebut yang juga ditembuskan ke Kapolri, lanjut Sudriman, Kapolda harus menegaskan azas peradilan cepat dan biaya ringan. Agar citra baik penegak hukum yang berseragam coklat ini tidak mendapat sorotan negative dari masyarakat.(cw2)
Diteruskan oleh Departemen Kampanye dan Advokasi Walhi Bengkulu
Sumber: Harian Rakyat Bengkulu, Jumat, 19 June 2009

Belum Ada Tanggapan to “Mahasiswa dan Walhi Desak Periksa Murman”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: